
Mata yang Malas
Aku selalu mengagumi rakyat jelata yang berjuang
dan bertahan hidup di Jakarta dan menapaki masa depan yang tak pernah jelas.
Daya tahan, resistensi mereka dalam menghadapi tekanan kehidupan yang menghimpit keras,
setiap hari sangat mengagumkan.
Ada kekuatan besar yang tak pernah terlihat dimata mereka,
tersembunyi entah dibagian mana didalam mata merela.
Mungkin di retina. Mungkin di kornea.
Atau barangkali kekuatan itu tersembunyi dibalik lingkaran berwarna di bola mata mereka yang biasa disebut iris.
Iris dalam bahasa yunani berarti pelangi.
Tapi aku tak pernah melihat pelangi di mata mereka.
seperti itulah kata-kata yang tercetak pada cover bagian belakang buku “Mata yang Malas”
komentar saya:
hmmmm… saya gak bisa berkomentar untuk buku ini, karena saya sudah berusaha menamatkan buku ini tapi belum pernah berhasil…
buku “Mata yang Malas” yang saya miliki
diterbitkan oleh:

PT Gramedia Pustaka Utama
Jl. Palmerah Selatan 24-26, Lt. 8
Jakarta 10270
http://www.gramedia.com














aneh .. apa hubungannya mata malas dengan kecoa ?
gk tau mbak…
saya blm baca buku ini….
kenapa ga tamat2..krna malas ya?
hmmmmm….
bukannya gtu,,, malas aja bacanya…
lho kenapa? gak bagus?
mungkin gtu,
kasian
bahasanya juga sih….