35 comments on “Secangkir Kopi

  1. coba kalau kopi hitamnya seember, ane pasti minta gan. nice post, ane lbh suka membaca artikel ringan seperi “secangkir kopi” gak bikin mumet n mudah tuk berkomentarnya. Salam

  2. Bakat terpendam. Ternyata kak cumakatakata pinter buat kopi y atau buat puisi, #Bingung. Puisi campur kopi baru denger. Langka ini. Jepret dulu. Zrut baru ingat tra gak suka kopi, sukanya teh. pulang ah 😀

  3. malam ini dingin
    datanglah wahai bidadari
    dengan secangkir kopi luwak di tangan
    usah di tambah kue atau sepotong singkong
    cukup engkau temani malamku

    naha ieu komen jadi kieu….
    ah gara gara si mojang nu bieu ngaliwat…

Tinggalkan Balasan ke yisha Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s