43 comments on “Ketikan dari Taman yang subur akan Cinta

  1. ​​آَمِيّـٍـِـنْ يَآرَبْ آلٌعَآلَمِِيِنْ
    Kiki… Ternyata ada tentang bunda disebut2 disini… Hehehe…
    Trimakasih buat penilaian Kiki sama bunda. Bunda hanya berusaha untuk selalu belajar. Dulu bunda terlalu banyak membaca buku2 psikolog atau motivasi, tp srg merasa tak ada arahnya. Malah kadang suka setres kalo ternyata teori di buku tdk bs diterapkan pada anak2. Tapi setelah belajar Alqur’an… Allahu Akbar… Mendidik anak jadi lbh mudah dan terarah. Anak2pun jadi jarang membantah, sb yang diberikan adlh nilai2 yg ada pada Alqur’an.
    Oleh sebab itu, yg namanya belajar mmg tak boleh berhenti. Anak2 punya sifat berbeda2, pengaruh dr luar makin kencang. Belajar itu untuk diri sendiri dan untuk keluarga. Apakah pernah salah…? Sering. Tapi semoga selalu ada semngat utk memperbaiki diri.

    Makasih ya Kiki, buat tulisan indah yg ditujukan untuk orang tua ini…

    • ini hanya penilaian seorang anak, yang merasa selalu haus akan kasih, Bun.
      maaf kl ada kata2 yang Bunda tidak berkenan.

      semoga saya bisa menempatkan diri kelak.

      Sama-sama Bun. tidak sedikit yang saya bisa ambil dari setiap ketikan Bunda.

  2. paragraf pertama: cinta antara lain jenis klo yang saya pahami justru semacam cinta manusia dengan kucing atau dengan sapi atau dengan alien

    kalau laki dan perempuan itu lebih tepat disebut cinta antara lawan jenis 😆

silakan tinggalkan kata-kata anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s