34 comments on “Dua kenangan dalam satu aroma

  1. Kemangi, dihalaman rumahku banyak sekali, Mas.

    Bacanya postingan ini pagi², hmm jadi lapar nih. Apalagi menikmatinya dengan seseoarang yang disayang, pasti lebih nikmat.

    Terima kasih pasrtisipasinya, Mas, sudah tercatat sebagai peserta

  2. kemangi jg ternyata makanan dewa:P buat org hindu india*pernah baca kisa blogger kang luigi yg berkunjung ke rumah temenya si indiahe, udah napsu pengen metik kemangi temenya di balkon buat bikin sambel, di omelin temennya, krn itu sajian buat dewa..:D dewa doyan kemangi

  3. surawung Pace kata orang sinimah, sok di pake mais lauk…

    heeee jadi inget juga waktu masih kumpul ma balad baheula, jaman nyaris tiap malam ngaliwet… nah ini kemangi salah satu lalapnya walau tidak wajib… tapi sambalnya cukup kecap, garam tambah cabe rawit….

silakan tinggalkan kata-kata anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s